Gaya Komunikasi BJ Habibie
Pola Komunikasi dan Gaya Komunikasi BJ Habibie
Disini saya langsung saja membahas gaya komunikasi pak Habibie. Ketika Pak Habibie berbicara beliau mempunyai spontanitas yang tinggi dan meluap-luap. "Apa yang beliau pikirkan cenderung mau dilaksanakan menit itu juga, selalu mau cepat-cepat". Misalnya seperti waktu itu Presiden memerintahkan Sekertaris Negara untuk membacakan sepucuk surat tanpa terlebih dahulu mengecek kebenarannya isi dalam forum sidang kabinet, jelas ini merupakan surat blunder yang sulit dipahami. "Surat bantahan Rudi Ramli" merupakan bukti tak terbantahkan tentang kebohongan tudingan mengenai keterlibatan dirinya dan sejumlah pembantunya dalam skandal Bank Bali. Mungkin beliau mengira bahwa Habibie ingin rumor mengerikan ini cepat sirna dari dirinya dan lingkungannya. Maka, ketika dilapori adanya pengakuan Rudy Ramli melalui sepucuk surat, Habibie pun kehilangan kesabarannya untuk segera membukanya, bahkan didepan seluruh anggota kabinetnya! Tindakan beliau itu mencerminkan gaya komunikasinya yang penuh spontanitas, meluap-luap, cepat bereaksi, tanpa mau memikirkan risiko yang ditimbulkannya. Salah satu faktor penyebabnya, mungkin karena latarbelakang pendidikan dan kariernya di Eropa, tepatnya Jerman.
B.J Habibie termasuk presiden yang menggunakan bahasa low context, kenapa begitu? Ketika marah, beliau sering melototkan mata kepada yang dimarahi, raut muka memerah dan suara keras. Beliau juga dikenal sebagai sosok yang temperamental. Meski cerdas, beliau cepat emosi dan cepat marah, terlebih ketika ditantang, dikritik, dan didebat. "Anehnya, tidak ada satupun menteri yang takut", menurut informan Hendropriyono.
Habibie menjadi presiden menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri. Namun di masa kepemimpinan beliau, belum mampu membawa perubahan ke arah lebih baik. Pemerintahan Habibie memang tidak sama dengan Soeharto. Akan tetapi beliau mengucapkan bahwa beliau merupakan murid Soeharto. Karena ucapan tersebut, timbul pergolakan yang mengakibatkan Habibie tidak lama memerintah Indonesia
BJ HABIBIE beliau adalah seorang presiden yang memiliki sifat kepemimpinan yang demokrasi , beliau sangat tegas , dan juga sangat cepat juga dalam bertindak tetapi beliau tidak pernah memikirkan resiko apa yang akan timbul dari tindakannya yang sangat cepat itu.Ia juga merupakan presiden yang berkarakteristik atau tabiatnya tidak mau kalah dengan siapapun , contohnya dengan kasus Timor Timor .Karakteristik ini diilustrasikan dengan kisah lepasnya Timor Timur dari Indonesia. Semua Warga Indonesia terkejut ,terutama Ali Alatas yang kala itu menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, ketika Habibie tiba-tiba mengumumkan kepada dunia internasional tentang pemberian opsi kepada rakyat Timor Timur : tetap bergabung dengan Indonesia atau melepaskan diri sebagai negara merdeka. Biang keladi dari keputusan besar ini adalah sepucuk surat Perdana Menteri Australia kala itu, John Howard, yang ditujukan kepada Habibie pada Desember 1998. Menurut penuturan Juwono Soedarsono, Habibie marah membaca isi surat Howard yang meminta Indonesia mempertimbangkan hak politik rakyat Timor Timur untuk menyatakan penentuan nasib sendiri. Habibie merasa surat itu seperti tantangan sekaligus kritik terhadap Pemerintah Indonesia.
BJ HABIBIE , juga merupakan bagian dari masa Pemerintahan President Soeharto ,ia menganggap Soeharto merupankan seorang bapaknya sekaligus guru bagi dia .justru dalam hal ini gaya kepemimpinan habibie dengan soeharto yang dia anggap sebagai gurunya itu sangat bertolak belakang,contohnya sidang kabinet yang dipimpin Soeharto selalu berlangsung dalam suasana mencekam. Para menteri takut angkat tangan mengajukan diri untuk bicara. Sementara itu, di zaman Habibie, para menteri justru berebut mengacungkan jari,”susana sidang kabinet seperti sebuah seminar : riuh, panas, kadang gebrak-gebrak meja seperti mau berkelahi. Habibie sendiri yang merangsang suasana seperti itu karena dia memang senang berdebat. Semakin didebat, ia semakin bersemangat untuk berbicara, menangkis adan melawan sebab Habibie tidak mau kalah. Karena semua menteri boleh bicara dan perdebatan dibuka seluas-luasnya sebelum diambil keputusan,” Muladi, mantan Menteri Kehakiman di era Orde Baru. BJ Habibie memang sosok yang sangat temperamental. Ia cepat emosi, cepat marah, apalagi kalu diajak berdebat. Salah satu penyebab Habibie sering ngotot dalam berdebat dan bertindak emosional adalah persepsinya sebagai “orang pintar”, walaupun semua orang mengakui bahwa Habibie memang pintar. Di sisi lain, Habibie juga sering terjebak di dalam “komunikasi topeng”. Kasus paling gambling yang melatarbelakangi komunikasi topeng ini adalah dugaan KKN Soeharto. Sejak diambil sumpahnya sebagai Presiden RI Habibie terus didesak oleh elemen-elemen masyarakat untuk segera mengusut dugaan korupsi Soeharto dan kroninya.
Pak Harto itu, bahasa tubuhnya dan bahasa kata-katanya padat.Siapapun yang bertemu dia , dirasakan sekali kepadatan dari wibawanya dan kata-katanya. Suaranya tidak keras, cukup lembut, tapi bobotnya terasa. Karena personifikasi orangnya didukung dengan pengalaman lebih dari 25 tahun memerintah sebagai Presiden sehingga orang merasakan wibawanya memancar.
Soeharto berkuasa di Indonesia selama 32 tahun. Gaya kepemimpinan beliau dianggap otokratis karena selama kepemimpiannya banyak sekali manipulasi, pengebirian DPR, korupsi dan semua perintah dan keinginannya selalu terpenuhi. Semua elemen dan lembaga negara tunduk dibawah kekuasaan beliau. Tidak ada yang berani mengkritik atau melawan karena bisa dihukum. Pada tiga dasawarsa, pembangunan yang dirancang beliau dinilai berhasil namun ada sebagian pihak yang mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan itu bersifat semu dan kamuflase. Di dua tahun akhir kepemimpinannya mulai terjadi pergolakan yang menuntut beliau mundur. Akhirnya Soeharto berhasil dilengserkan pada tanggal Mei 1998.
Komunikasi politik Soeharto bisa dikatakan tertib, satu arah, singkat dan tidak bertele-tele, kecuali dalam situasi tertentu. Ko,unikaisa Politik BJ Habibie jurtru mampu mengantarkan bangsa indonesia dalam keterbukaan,demokrasi,kebebasab pers,kebebasan mengeluarkan pendapat keberhasilan pemilu yang jurdil dan pemulihan 4ekonomi rakyat dengan secara bagus dan baik.
Disini saya langsung saja membahas gaya komunikasi pak Habibie. Ketika Pak Habibie berbicara beliau mempunyai spontanitas yang tinggi dan meluap-luap. "Apa yang beliau pikirkan cenderung mau dilaksanakan menit itu juga, selalu mau cepat-cepat". Misalnya seperti waktu itu Presiden memerintahkan Sekertaris Negara untuk membacakan sepucuk surat tanpa terlebih dahulu mengecek kebenarannya isi dalam forum sidang kabinet, jelas ini merupakan surat blunder yang sulit dipahami. "Surat bantahan Rudi Ramli" merupakan bukti tak terbantahkan tentang kebohongan tudingan mengenai keterlibatan dirinya dan sejumlah pembantunya dalam skandal Bank Bali. Mungkin beliau mengira bahwa Habibie ingin rumor mengerikan ini cepat sirna dari dirinya dan lingkungannya. Maka, ketika dilapori adanya pengakuan Rudy Ramli melalui sepucuk surat, Habibie pun kehilangan kesabarannya untuk segera membukanya, bahkan didepan seluruh anggota kabinetnya! Tindakan beliau itu mencerminkan gaya komunikasinya yang penuh spontanitas, meluap-luap, cepat bereaksi, tanpa mau memikirkan risiko yang ditimbulkannya. Salah satu faktor penyebabnya, mungkin karena latarbelakang pendidikan dan kariernya di Eropa, tepatnya Jerman.
B.J Habibie termasuk presiden yang menggunakan bahasa low context, kenapa begitu? Ketika marah, beliau sering melototkan mata kepada yang dimarahi, raut muka memerah dan suara keras. Beliau juga dikenal sebagai sosok yang temperamental. Meski cerdas, beliau cepat emosi dan cepat marah, terlebih ketika ditantang, dikritik, dan didebat. "Anehnya, tidak ada satupun menteri yang takut", menurut informan Hendropriyono.
Habibie menjadi presiden menggantikan Soeharto yang mengundurkan diri. Namun di masa kepemimpinan beliau, belum mampu membawa perubahan ke arah lebih baik. Pemerintahan Habibie memang tidak sama dengan Soeharto. Akan tetapi beliau mengucapkan bahwa beliau merupakan murid Soeharto. Karena ucapan tersebut, timbul pergolakan yang mengakibatkan Habibie tidak lama memerintah Indonesia
BJ HABIBIE beliau adalah seorang presiden yang memiliki sifat kepemimpinan yang demokrasi , beliau sangat tegas , dan juga sangat cepat juga dalam bertindak tetapi beliau tidak pernah memikirkan resiko apa yang akan timbul dari tindakannya yang sangat cepat itu.Ia juga merupakan presiden yang berkarakteristik atau tabiatnya tidak mau kalah dengan siapapun , contohnya dengan kasus Timor Timor .Karakteristik ini diilustrasikan dengan kisah lepasnya Timor Timur dari Indonesia. Semua Warga Indonesia terkejut ,terutama Ali Alatas yang kala itu menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, ketika Habibie tiba-tiba mengumumkan kepada dunia internasional tentang pemberian opsi kepada rakyat Timor Timur : tetap bergabung dengan Indonesia atau melepaskan diri sebagai negara merdeka. Biang keladi dari keputusan besar ini adalah sepucuk surat Perdana Menteri Australia kala itu, John Howard, yang ditujukan kepada Habibie pada Desember 1998. Menurut penuturan Juwono Soedarsono, Habibie marah membaca isi surat Howard yang meminta Indonesia mempertimbangkan hak politik rakyat Timor Timur untuk menyatakan penentuan nasib sendiri. Habibie merasa surat itu seperti tantangan sekaligus kritik terhadap Pemerintah Indonesia.
BJ HABIBIE , juga merupakan bagian dari masa Pemerintahan President Soeharto ,ia menganggap Soeharto merupankan seorang bapaknya sekaligus guru bagi dia .justru dalam hal ini gaya kepemimpinan habibie dengan soeharto yang dia anggap sebagai gurunya itu sangat bertolak belakang,contohnya sidang kabinet yang dipimpin Soeharto selalu berlangsung dalam suasana mencekam. Para menteri takut angkat tangan mengajukan diri untuk bicara. Sementara itu, di zaman Habibie, para menteri justru berebut mengacungkan jari,”susana sidang kabinet seperti sebuah seminar : riuh, panas, kadang gebrak-gebrak meja seperti mau berkelahi. Habibie sendiri yang merangsang suasana seperti itu karena dia memang senang berdebat. Semakin didebat, ia semakin bersemangat untuk berbicara, menangkis adan melawan sebab Habibie tidak mau kalah. Karena semua menteri boleh bicara dan perdebatan dibuka seluas-luasnya sebelum diambil keputusan,” Muladi, mantan Menteri Kehakiman di era Orde Baru. BJ Habibie memang sosok yang sangat temperamental. Ia cepat emosi, cepat marah, apalagi kalu diajak berdebat. Salah satu penyebab Habibie sering ngotot dalam berdebat dan bertindak emosional adalah persepsinya sebagai “orang pintar”, walaupun semua orang mengakui bahwa Habibie memang pintar. Di sisi lain, Habibie juga sering terjebak di dalam “komunikasi topeng”. Kasus paling gambling yang melatarbelakangi komunikasi topeng ini adalah dugaan KKN Soeharto. Sejak diambil sumpahnya sebagai Presiden RI Habibie terus didesak oleh elemen-elemen masyarakat untuk segera mengusut dugaan korupsi Soeharto dan kroninya.
Pak Harto itu, bahasa tubuhnya dan bahasa kata-katanya padat.Siapapun yang bertemu dia , dirasakan sekali kepadatan dari wibawanya dan kata-katanya. Suaranya tidak keras, cukup lembut, tapi bobotnya terasa. Karena personifikasi orangnya didukung dengan pengalaman lebih dari 25 tahun memerintah sebagai Presiden sehingga orang merasakan wibawanya memancar.
Soeharto berkuasa di Indonesia selama 32 tahun. Gaya kepemimpinan beliau dianggap otokratis karena selama kepemimpiannya banyak sekali manipulasi, pengebirian DPR, korupsi dan semua perintah dan keinginannya selalu terpenuhi. Semua elemen dan lembaga negara tunduk dibawah kekuasaan beliau. Tidak ada yang berani mengkritik atau melawan karena bisa dihukum. Pada tiga dasawarsa, pembangunan yang dirancang beliau dinilai berhasil namun ada sebagian pihak yang mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan itu bersifat semu dan kamuflase. Di dua tahun akhir kepemimpinannya mulai terjadi pergolakan yang menuntut beliau mundur. Akhirnya Soeharto berhasil dilengserkan pada tanggal Mei 1998.
Komunikasi politik Soeharto bisa dikatakan tertib, satu arah, singkat dan tidak bertele-tele, kecuali dalam situasi tertentu. Ko,unikaisa Politik BJ Habibie jurtru mampu mengantarkan bangsa indonesia dalam keterbukaan,demokrasi,kebebasab pers,kebebasan mengeluarkan pendapat keberhasilan pemilu yang jurdil dan pemulihan 4ekonomi rakyat dengan secara bagus dan baik.
Komentar
Posting Komentar